The members of Paramore (from left: Taylor York, Hayley Williams and Zac Farro) pair upbeat '80s sounds with bleak lyrics on <em>After Laughter</em>
Kalau ngomongin band yang selalu keren dari dulu sampai sekarang, Paramore pasti ada di daftar teratas. Mereka udah ada sejak 2004 dan terus bikin lagu-lagu yang bikin semangat. Mulai dari pop-punk sampai sekarang campur-campur sama rock, pop, bahkan synth-pop, Paramore selalu berhasil bikin musik yang nyantol di kepala.
Awal Mula Paramore
Dulu, Paramore dibentuk di Franklin, Tennessee sama Hayley Williams (vokalis), Josh Farro (gitar), dan Zac Farro (drum). Serunya, Hayley sebenarnya sempat diajak buat jadi penyanyi solo, tapi dia malah milih buat bikin band. Jadilah Paramore. Mereka terinspirasi sama band kayak No Doubt dan Jimmy Eat World.
Tahun 2005, Paramore ngeluarin album pertama mereka, All We Know Is Falling. Album ini nggak langsung ngeboom, tapi lagu-lagunya kayak “Pressure” dan “Emergency” mulai bikin nama mereka dikenal, terutama di kalangan pecinta emo dan pop-punk.
Meledak Lewat Riot!
Nah, pas album kedua mereka, Riot! rilis di tahun 2007, Paramore langsung meledak! Lagu-lagu kayak “Misery Business”, “Crushcrushcrush”, dan “That’s What You Get” jadi anthem buat banyak orang. Riot! penuh energi, liriknya relate banget, dan suara Hayley yang powerful bikin semua orang ngefans. Album ini laku keras, bahkan dapet platinum, lho!
Drama dan Keluar-Masuk Anggota
Kayak band besar lainnya, Paramore juga nggak lepas dari drama. Di tahun 2010, Josh dan Zac Farro memutuskan keluar. Tapi, Hayley dan teman-teman yang masih di band terus lanjut dan rilis album Brand New Eyes di tahun 2009. Lagu-lagunya kayak “The Only Exception” dan “Ignorance” masih nunjukin Paramore yang keren, tapi lebih dewasa.
Setelah Farro bersaudara cabut, Paramore rilis album self-titled di tahun 2013. Kali ini mereka nge-explore suara baru yang lebih pop dan eksperimental. Lagu kayak “Ain’t It Fun” jadi hit besar dan bikin mereka dapet Grammy pertama!
After Laughter: Paramore yang Lebih Fresh
Tahun 2017, Paramore ngasih kejutan lagi lewat album After Laughter. Mereka nge-mix sound yang lebih ceria dengan vibes 80-an dan synth-pop. Lagu-lagunya kayak “Hard Times” dan “Fake Happy” bikin kita goyang, tapi liriknya dalem banget, ngebahas soal kecemasan dan mental health.
Yang seru, Zac Farro balik lagi ke band buat ngisi posisi drummer. After Laughter buktiin kalau Paramore selalu bisa beradaptasi, tapi tetap asik dan nggak pernah ngebosenin!
Paramore yang Nggak Pernah Ketinggalan Zaman
Paramore itu udah jadi salah satu band yang punya pengaruh besar, terutama di dunia pop-punk dan emo. Hayley Williams juga udah jadi ikon buat banyak orang. Bukan cuma karena suaranya yang powerful, tapi juga karena dia selalu berani ngomongin soal kesehatan mental dan jadi inspirasi buat banyak fans.
Paramore juga ngebuktiin kalau mereka bisa terus berubah, eksplorasi musik baru, tapi tetap jadi Paramore yang kita kenal. Mereka sukses besar tanpa kehilangan ciri khas mereka, dan terus bikin musik yang disukai banyak orang.
Dari awal sampai sekarang, Paramore itu selalu seru buat diikutin. Mereka nggak pernah takut buat bereksperimen, tapi tetap nyampein pesan yang ngena lewat lagu-lagunya. Nggak heran deh kalau Paramore masih jadi salah satu band rock paling keren sampai sekarang.